Minggu, 28 Februari 2010

History Of HCI (Human-Computer Interaction)

History Of HCI (Human-Computer Interaction)



Interaksi manusia dan komputer (HCI) merupakan studi tentang interaksi antara manusia, komputer dan tugas, bagaimana manusia dan komputer secara interaktif melaksanakan dan menyelesaikan tugas, serta bagaimana sistem yang interaktif itu dibuat. Interaksi antara user dan komputer terjadi pada user interface (atau hanya antarmuka), yang meliputi perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). Misalnya karakter atau objek yang ditampilkan oleh suatu software pada monitor komputer. Bisa juga contoh lainnya seperti masukan yang diterima dari user melalui hardware seperti keyboard dan mouse.


Itu merupakan definisi dan contoh dari interaksi manusia dan komputer (HCI). Untuk mengetahui tentang interaksi manusia dan komputer secara lebih dalam, otomatis kita perlu tahu terlebih dahulu sejarah dari interaksi manusia dan komputer itu sendiri. Berikut penjelasan tentang sejarah interaksi manusia dan komputer :

· Komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an. Mesin ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Itu disebabkan karena komputer pada jaman ini sangat mahal dan ukurannya pun sangat besar, dan biasanya hanya dipakai di kalangan tertentu, misalnya para ilmuwan/ahli-ahli teknik.

· Personal Computer (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an. Pada tahun ini, perkembangan penggunaan teknologi ini sangat cepat dalam berbagai aspek seperti pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya. Kemajuan teknologi tersebut mempengaruhi juga rancangan sistemnya. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan para user, maksudnya sistem harus mempunyai kecocokan dengan kebutuhan user atau sistem yang dirancang harus berorientasi kepada user. Pada awal tahun ini juga, muncul isu tentang teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia dan Mesin.

· Para peneliti/ilmuwan akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada user, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan user ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia dan komputer yang lebih baik. Maka, pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia dan Komputer.


Evolusi antarmuka (user interface) bisa dijabarkan sebagai berikut :

1. Tahun 50-an, user interface pada level hardware untuk teknik (contoh : switch panel).

2. Tahun 60 sampai 70-an, pada level pemrograman (contoh : COBOL, FORTRAN).

3. Tahun 80-an, pada level dialog interaksi (contoh : GUI, Multimedia).

4. Tahun 90-an, pada level lingkungan kerja (contoh : System Network, Groupware).

5. Tahun 00-an, berkembang dengan luas (contoh : mobile device, interactive screen).

TWITTER Mulai Menyaring Situs Berbahaya

TWITTER Mulai Menyaring Situs Berbahaya



Twitter mulai memberikan perlindungan aktif untuk penggunanya dengan merilis layanan yang mampu menginformasikan jika terdapat situs berbahaya. Layanan Twitter ini terintegrasi dengan layanan Google Safe Browsing. Tapi, untuk saat ini hanya URL bit.ly yang didukung oleh Twitter, sedangkan URL tanpa http:// atau tanpa www. tidak diperiksa oleh Twitter.


Twitter juga tidak memanfaatkan database situs stopbadware.org yang memiliki hampir setengah juta URL berbahaya. Walaupun layanan keamanan yang diberikan Twitter masih bersifat awal, diharapkan fitur keamanan ini akan terus berkembang, karena membuat worm untuk Twitter tidak sesulit membuat worm untuk Facebook.

Menyukai apa yang kudapatkan

“AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUINGINKAN, KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN”


Kata-kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur, kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada 2 hal yang membuat kita kurang bersyukur, yaitu:

Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang telah kita miliki. Katakanlah, Anda telah memilki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi, Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya, kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi “KAYA”. Orang yang “KAYA” bukanlah orang yang memilki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka nikmati.

Tentunya, boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling kita, pikirkan yang kita miliki, dan syukurilah. Kita akan merasakan nikmatnya hidup.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Kedua, hal yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa bahwa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu, bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.


APA TUHAN ITU ADA??

APA TUHAN ITU ADA??



Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri Paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, Rata Penuhkiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya, orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda : Anda Siapa? Dan apakah anda bisa menjawab pertanyan-pertanyaan saya?
Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan Anda.
Pemuda : Anda yakin? Sedang Professor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
Pemuda : Saya punya 3 buah pertanyaan.
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya?
2. Apakah yang dinamakan takdir?
3. Kalau syetan diciptakan dari neraka, kenapa syetan dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api? Tentu tidak menyakitkan untuk syetan sebab mereka memilki unsur yang sama dengan neraka, yaitu api. Apakah Tuhan tidak pernah berpikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit) : Kenapa Anda marah kepada saya?
Kyai : Saya tidak marah. Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang Anda saya ajukan kepada saya.
Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kyai : Jadi Anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda : Ya.
Kyai : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu?
Pemuda : Saya tidak bisa.
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kyai : Apakah tadi malam Anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.
Kyai : Apakah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak.
Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir.
Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar Anda?
Pemuda : Kulit.
Kyai : Terbuat dari apa pipi Anda?
Pemuda : Kulit.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.
Kyai : Walaupun syetan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api juga, jika Tuhan berkehendak, maka Neraka akan menjadi tempat menyakitkan untuk syetan.

Jumat, 26 Februari 2010

Moku

M O K U




This picture is a MOKU..
It is one of our task for our lesson, "Desain Pemodelan Grafik"..
Let's show it together..


Created By :
- R. Siti Aminah Nursyahbani (50407670)
- Riski Purwo Handariningsih (50407735)
- Nur Lu'Lu (50407633)
- Yeni Azizah (50407904)
- Job Richard Sibarani (50407979)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Walgreens Printable Coupons